Kenapa naik 50% lalu turun 50% tidak kembali ke angka awal?
Karena penurunan dihitung dari angka yang sudah naik. Seratus naik 50% menjadi 150, lalu turun 50% menjadi 75. Untuk kembali ke seratus dari 150, penurunannya harus 33,3%.
Sehari-hari
Tiga pertanyaan persentase yang paling sering muncul, dalam satu alat.
Dihitung di perangkat Anda; isian tersimpan lokal, tidak dikirim ke server.
Isi kolom di samping, hasilnya muncul di sini sambil Anda mengetik.
Pajang usaha Anda di papan komunitas pajangin.xyz : satu halaman rapi berisi produk, kontak, dan tautan pesan, yang bisa ditaruh di bio Instagram atau WhatsApp Business.
Pendaftaran gratis dan tanpa akun; listing tayang setelah diperiksa admin. Peringkat di papan komunitas ditentukan vote pengunjung, bukan pembayaran.
Tiga pertanyaan berbeda sering tertukar karena semuanya memakai kata persen. Pertama, berapa nilai A persen dari B — dipakai saat menghitung potongan atau bunga. Kedua, A itu berapa persen dari B — dipakai saat mengukur porsi, misalnya berapa bagian gaji yang habis untuk cicilan. Ketiga, perubahan dari A ke B — dipakai saat menilai kenaikan harga atau pertumbuhan penjualan.
Kesalahan yang paling mahal ada di mode ketiga, karena arah pembandingnya mudah tertukar. Naik dari 100 ke 150 adalah kenaikan 50%, tetapi turun dari 150 ke 100 bukan penurunan 50% melainkan 33%. Pembaginya selalu angka awal, bukan angka akhir.
Contoh angka
Mode pertama: 15% dari 240.000 adalah 36.000. Mode kedua: 36.000 dari 240.000 adalah 15%, dengan sisa 85%. Mode ketiga: dari 240.000 menjadi 276.000 adalah kenaikan 15%, dan angka barunya 1,15 kali angka lama.
Karena penurunan dihitung dari angka yang sudah naik. Seratus naik 50% menjadi 150, lalu turun 50% menjadi 75. Untuk kembali ke seratus dari 150, penurunannya harus 33,3%.
Poin persentase adalah selisih dua angka persen: dari 20% ke 25% adalah kenaikan 5 poin persentase, tetapi kenaikan 25% secara relatif. Keduanya benar dan sering dipakai bergantian untuk membuat angka terdengar lebih besar atau lebih kecil.
Bagi, jangan kurangi. Harga Rp111.000 yang sudah termasuk PPN 11% berasal dari Rp100.000: harga sebelum pajak = harga akhir ÷ 1,11. Mengurangi 11% dari Rp111.000 menghasilkan Rp98.790, dan itu keliru.
Seluruh alat gratis lainnya ada di halaman alat, dikelompokkan menurut siapa yang memakainya.
Punya website, produk, atau usaha?
Cukup isi nama dan kanal seperti WhatsApp, Instagram, atau Shopee. Kami siapkan halaman profilmu yang bisa dipasang di bio, lalu tampilkan di papan peringkat agar lebih banyak orang menemukan dan mengunjunginya.