Marjin dan markup menghitung laba yang sama persis, tetapi membaginya dengan angka yang berbeda: marjin membaginya dengan harga jual, markup membaginya dengan modal. Karena itu markup selalu lebih besar dari marjin, dan selisihnya melebar makin tinggi angkanya. Markup 100% berarti marjin 50%; markup 300% berarti marjin 75%.
Salah paham ini mahal ketika dua pihak memakai kata yang sama untuk dua ukuran berbeda. Pemasok yang menjanjikan "untung 40%" sambil memaksudkan markup sedang menawarkan marjin 28,6%, dan seorang penjual yang menyusun rencana kas berdasarkan 40% akan kekurangan uang di akhir bulan tanpa pernah tahu di mana bocornya.
Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda dan isiannya tersimpan di perangkat ini saja. Berganti browser atau membersihkan data situs berarti isian ikut hilang.